Jakarta (ANTARA) – Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai mengatakan bahwa pada tahun 2028, sebagian pekerjaan di pabriknya di Georgia akan dilakukan oleh robot humanoid bernama Atlas.
CarsCoops pada Rabu melaporkan bahwa Atlas sendiri lahir dari Boston Dynamics yang merupakan perusahaan robotika yang telah diakuisisi oleh Hyundai sejak 2021.
Ini bukan robot gimmick yang dirancang untuk menari atau jatuh untuk mendapatkan banyak penonton di YouTube.
Versi ini dibangun untuk bekerja. Ia memiliki tangan seukuran manusia dengan sensor taktil, sendi yang dapat berputar penuh, dan kemampuan untuk mengangkat hingga 110 pon (50 kg) tanpa mengeluh tentang punggungnya.
Pada awalnya, Atlas tidak akan memasang roda pada mobil atau memasang dasbor. Robot ini akan mulai dengan penataan komponen, yang pada dasarnya berarti memindahkan dan mengatur komponen sebelum dipasang.
Baca juga: Hyundai bakal segarkan Creta di tahun 2026
Pada tahun 2030, Hyundai memperkirakan robot-robot ini akan menangani tugas perakitan yang lebih kompleks, setelah terbukti dapat melakukannya dengan aman dan andal.
Hyundai memasarkan ini sebagai kolaborasi, bukan penggantian. Robot-robot tersebut menangani pekerjaan yang membosankan, kotor, dan berbahaya, sementara manusia fokus pada pengawasan, pelatihan, dan pekerjaan tingkat tinggi.
Perusahaan tersebut juga menunjukkan bahwa seseorang harus membangun, memprogram, memelihara, dan melatih robot itu sendiri, yang menciptakan jenis pekerjaan baru bahkan ketika pekerjaan lama berubah.
Meski demikian, beberapa kelompok merasa khawatir peran mereka akan tergantikan dengan robot. Hyundai mengatakan mereka memahami kekhawatiran itu dan menegaskan bahwa manusia akan tetap menjadi pusat proses, bahkan ketika otomatisasi meningkat.
Baca juga: Hyundai menarik kembali 51.000 unit Tucson buatan tahun 2022-2024
Baca juga: Hyundai akan perluas jaringan pengisian daya PnC untuk EV di Korea
Baca juga: Porsche dikabarkan siapkan simulasi perpindahan gigi di mobil listrik
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026











